Kamu mungkin pernah bertanya-tanya: moisturizer dulu atau sunscreen? atau pelembab dulu atau sunscreen dulu?—apalagi saat membangun rutinitas skincare pagi. Salah langkah sedikit bisa bikin perlindungan kulit dari sinar matahari jadi tidak maksimal. Yuk, pahami urutan yang benar agar kulitmu tetap sehat dan terjaga.
Kenali Dulu: Sunscreen Chemical vs Physical
Sebelum membahas urutan pemakaian, penting untuk tahu dulu bahwa tidak semua sunscreen bekerja dengan cara yang sama. Ada dua jenis utama:
1. Chemical Sunscreen
Bekerja dengan cara menyerap sinar UV, lalu mengubahnya menjadi panas dan melepaskannya dari kulit. Karena fungsinya yang harus meresap, sunscreen jenis ini harus diaplikasikan langsung ke kulit sebelum pelembap.
2. Physical Sunscreen
Mengandung bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide, yang memantulkan sinar UV dari permukaan kulit. Jenis ini bekerja sebagai penghalang di atas kulit, sehingga idealnya dipakai setelah moisturizer.
Jadi, sunscreen dipakai setelah apa? Jawabannya tergantung jenis sunscreen yang kamu gunakan!
Urutan Skincare yang Tepat di Pagi Hari
Berikut urutan dasar skincare pagi berdasarkan jenis sunscreen yang kamu pilih:
1. Jika Pakai Chemical Sunscreen:
- Cleanser
- Toner
- Serum
- Sunscreen
- Moisturizer
- Makeup (jika diperlukan)
2. Jika Pakai Physical Sunscreen:
- Cleanser
- Toner
- Serum
- Moisturizer
- Sunscreen
- Makeup (jika diperlukan)
Tunggu sekitar 30 detik hingga 1 menit antara setiap langkah untuk memberi waktu produk menyerap sempurna.
Sunscreen Saja, Boleh Gak Tanpa Moisturizer?
Jawabannya: boleh. Terutama jika kamu memiliki kulit berminyak atau berada di lingkungan dengan kelembapan tinggi. Beberapa sunscreen modern sudah diformulasikan dengan kandungan pelembap, jadi bisa menggantikan moisturizer. Tapi untuk kulit kering, tetap disarankan pakai pelembap agar kelembapan kulit tetap terjaga sepanjang hari.
Pentingnya Memilih Sunscreen Sesuai Kebutuhan
Salah satu langkah paling krusial adalah memilih sunscreen yang tepat. Ciri-ciri sunscreen yang bagus antara lain:
- Minimal SPF 30 (idealnya SPF 50 untuk iklim tropis)
- PA+++ atau lebih untuk perlindungan UVA
- Tekstur ringan, mudah meresap, dan tidak meninggalkan white cast
- Kandungan tambahan seperti allantoin, hyaluronic acid, atau niacinamide untuk merawat kulit
Contoh sunscreen dengan karakteristik ini bisa membuat pemakaian lebih nyaman tanpa mengganggu makeup atau membuat wajah terasa berat.
Kembali ke pertanyaan awal—moisturizer dulu atau sunscreen? Jawabannya:
- – Jika sunscreen kamu chemical → pakai duluan sebelum moisturizer
- – Jika sunscreen kamu physical → pakai setelah moisturizer
Dengan memahami ini, kamu tidak akan bingung lagi soal urutan skincare, dan kulitmu bisa mendapat perlindungan maksimal dari sinar UV. Jadi, lain kali kalau kamu bertanya-tanya “sunscreen dipakai setelah apa?”, cukup ingat jenis sunscreen-mu dan sesuaikan urutannya. Kulit sehat, glowing, dan terlindungi bukan lagi mimpi!